Siapa yang tak mengenal madu? Hmmm … Apalagi yang menggemari kartun Winnie The Pooh, binatang yang sangat suka dengan madu. Madu dikenal memberi banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Apalagi jika dicampur dengan telur. Hahai. Obat kuat perkasa!
Lebah madu membuat tempat penyimpanan
madu dengan bentuk heksagonal. Sebuah bentuk penyimpanan yang paling
efektif dibandingkan dengan bentuk geometris lain. Lebah menggunakan
bentuk yang memungkinkan mereka menyimpan madu dalam jumlah maksimal
dengan menggunakan material yang paling sedikit. Para ahli matematika
merasa kagum ketika mengetahui perhitungan lebah yang sangat cermat.
Aspek lain yang mengagumkan adalah cara komunikasi antar lebah yang
sulit untuk dipercaya. Setelah menemukan sumber makanan, lebah pemadu
yang bertugas mencari bunga untuk pembuatan madu terbang lurus ke
sarangnya. Ia memberitahukan kepada lebah-lebah yang lain arah sudut dan
jarak sumber makanan dari sarang dengan sebuah tarian khusus. Setelah
memperhatikan dengan seksama isyarat gerak dalam tarian tersebut,
akhirnya lebah-lebah yang lainnya mengetahui posisi sumber makanan
tersebut dan mampu menemukannya tanpa kesulitan.
Lebah
menggunakan cara yang sangat menarik ketika membangun sarang. Mereka
memulai membangun sel-sel tempat penyimpanan madu dari sudut-sudut yang
berbeda, seterusnya hingga pada akhirnya mereka bertemu di tengah.
Setelah pekerjaan usai, tidak nampak adanya ketidakserasian ataupun
tambal sulam pada sel-sel tersebut. Manusia tak mampu membuat
perancangan yang sempurna ini tanpa perhitungan geometris yang rumit;
akan tetapi lebah melakukannya dengan sangat mudah. Fenomena ini
membuktikan bahwa lebah diberi petunjuk melalui “ilham” dari Allah swt
sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 68 di atas.
Sejak jutaan tahun yang lalu lebah telah
menghasilkan madu sepuluh kali lebih banyak dari yang mereka butuhkan.
Satu-satunya alasan mengapa binatang yang melakukan segala perhitungan
secara terinci ini memproduksi madu secara berlebihan adalah agar
manusia dapat memperoleh manfaat dari madu yang mengandung “obat bagi
manusia” tersebut. Allah menyatakan tugas lebah ini dalam Al-Qur’an:
Dari perut lebah itu keluar minuman
(madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang
menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang
memikirkan. (QS. An-Nahl, 16: 69)
Tahukah anda tentang manfaat madu
sebagai salah satu sumber makanan yang Allah sediakan untuk manusia
melalui serangga yang mungil ini?
Madu tersusun atas beberapa molekul gula
seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium,
kalium, potasium, sodium, klorin, sulfur, besi dan fosfat. Madu juga
mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah
sesuai dengan kualitas madu bunga dan serbuk sari yang dikonsumsi lebah.
Di samping itu di dalam madu terdapat pula tembaga, yodium dan seng
dalam jumlah yang kecil, juga beberapa jenis hormon.
Sebagaimana firman Allah, madu adalah
“obat yang menyembuhkan bagi manusia”. Fakta ilmiah ini telah dibenarkan
oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World
Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26
September 1993 di Cina. Dalam konferensi tersebut didiskusikan
pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. Para
ilmuwan Amerika mengatakan bahwa madu, royal jelly, serbuk sari dan
propolis (getah lebah) dapat mengobati berbagai penyakit. Seorang dokter
asal Rumania mengatakan bahwa ia mencoba menggunakan madu untuk
mengobati pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh sama
sekali. Para dokter asal Polandia juga mengatakan dalam konferensi
tersebut bahwa getah lebah (bee resin) dapat membantu menyembuhkan
banyak penyakit seperti bawasir, penyakit kulit, penyakit ginekologis
dan berbagai penyakit lainnya. Source : Harun Yahya.
Saya, Abied, dari sebuah tempat paling indah di dunia.
Salam …
Tidak ada komentar:
Posting Komentar