Semakin
berkembangnya perkembangan zaman yang menggilai dunia ini. Tak heran
banyak dari kalangan orang tua mengabaikan akan pentingnya pendidikan
terhadap buah hatinya. Seakan dalam kehidupan itu sendiri, orang tua
lebih memndang dalam segi kantong ekonominya untuk meraih harta dunia.
Dibandingkan dengan anaknya yang ada di luar orbit naungan orang tua.
Bayangkan, Jika seorang ibu yang kita kenal sebagai penuntun modal
awal kegemilangan pada seorang anak. Pergi menjauh dari sisi kita untuk
mengikuti kegilaan bisnis yang telah beredar di jagad raya. Lantas,
bagaimana kita dapat merasakan pendidikan dari ibu? Ibu adalah darah
kita, kita sakit ibulah yang mendampingi kita. Kontak batin yang ada
pada ibu dan anak sangatlah penting dalam membangun karakter dalam diri
anak. Rasa kasih sayang ibu pada anaknya jauh lebih berbeda,
dibandingkan kasih sayang yang diberikan oleh orang lain.
Sebagai modal pendidikan yang gemilang pada anak, berawal dari
perhatian yang penuh pada ibu. Awal perhatian ibu pada anak, berdampak
besar untuk menggali potensi yang belum terpancar dari jiwa anak. Saling
ketergantungannya antara ibu dan anak akan menciptakan pendidikan yang
berasaskan jiwa ibu.
Ibu yang selalu sibuk akan urusan dunianya. Sama saja menelantarkan
anak-anaknya ke jurang kemaksiatan yang ada pada jiwa remaja. Kebebasan
seorang anak yang ia ekspresikan tanpa adanya dorongan perhatian dari
ibu, Akan menimbulkan permasalahan dalam dunia remaja. Anak yang selalu
jauh dari ibu, merasa dirinya seakan lahir tanpa ada yang melahirkannya.
Bebas melakukan apa saja yang ia inginkan, serta tak menghiraukan
perasaan orang lain kepadanya. Keterpurukan pemuda dalam urusan dunia
akan merajut lebih dengan tidak adanya perhatian ibu pada anak.
Seiring dengan adanya tanggung jawab ibu terhadap anak. Harus adanya
keseimbangan antara mengurusi keluarga dan memberikan pendidikan yang
lebih pada anak. Ibu yang didambakan oleh anak yaitu, ibu yang dapat
memberinya solusi disaat ia sedang jatuh. Walaupun anak tidak
mengutarakan keluhan hatinya pada ibu. Tapi, ibu yang memiliki jiwa
perhatian pada anak, akan merespon sesuatu yang kecil pada kondisi anak.
Ibu yang selalu dekat dengan anak, tidak akan pernah mengizinkan
ankanya berbuat tanpa himbauan dari ibu. Begitu pula ibu selalu
memberikan wejangan kepada anak agar selalu dalam perlindungan pergaulan
luar.
Seiring waktu berjalan
tak berhenti pula berkembang jasanya padaku
beliau memiliki peran yang begitu besar dalam kehidupanku
mulai dengan kesabarannya saat mengandungku
ketika ia taruhkan nyawanya hanya demi kehidupanku
dan ketika itu pula pilihan untuknya hanya hidup dan mati
kau selalu berkata,,,:
kebahagianku adalah sebagian hidupmu,,
tapi bagaimana ku bisa buat kebahagiaanmu???????
TUHAN,,kumohon beri aku kekuatan tuk bahagiakan bunda
sebelum tiba waktunya,,,saat nyawa tinggalkan raga
saat surya muncul dibarat,,hanya satu pintaku………..
ku mohon tuhan,,,izinkan aku tuk mengukir kebahagiaan abadi dalam hatinya
yang takkan pernah terhapus tuk selamanya……….
tak berhenti pula berkembang jasanya padaku
beliau memiliki peran yang begitu besar dalam kehidupanku
mulai dengan kesabarannya saat mengandungku
ketika ia taruhkan nyawanya hanya demi kehidupanku
dan ketika itu pula pilihan untuknya hanya hidup dan mati
kau selalu berkata,,,:
kebahagianku adalah sebagian hidupmu,,
tapi bagaimana ku bisa buat kebahagiaanmu???????
TUHAN,,kumohon beri aku kekuatan tuk bahagiakan bunda
sebelum tiba waktunya,,,saat nyawa tinggalkan raga
saat surya muncul dibarat,,hanya satu pintaku………..
ku mohon tuhan,,,izinkan aku tuk mengukir kebahagiaan abadi dalam hatinya
yang takkan pernah terhapus tuk selamanya……….
Bunda..
Berkat kasih sayangmu
kini aku menjadi orang yang dewasa
berkat kasih sayangmu
kini aku mengetahui arti sebuah pengorbananmu
Berkat kasih sayangmu
kini aku menjadi orang yang dewasa
berkat kasih sayangmu
kini aku mengetahui arti sebuah pengorbananmu
Bunda..
kau selalu sabar dalam mendidiku
tak pernah kau lupa untuk mendo’akanku di setiap sujudmu
kau selalu menunjukan wajah cerah didepanku
padahal aku tau kau begitu lelah menjagaku
kau selalu sabar dalam mendidiku
tak pernah kau lupa untuk mendo’akanku di setiap sujudmu
kau selalu menunjukan wajah cerah didepanku
padahal aku tau kau begitu lelah menjagaku
Bunda..
kini ku telah dewasa
walaupun nyawaku takkan pernah bisa
untuk membalas semua pengorbananmu
tapi aku berjanji
tuk membuatmu tersenyum atas keberhasilanku
kini ku telah dewasa
walaupun nyawaku takkan pernah bisa
untuk membalas semua pengorbananmu
tapi aku berjanji
tuk membuatmu tersenyum atas keberhasilanku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar